bukan sampah biasa



SAMPAH

            Suatu pagi rentetan sampah bergelimang bau yang tak sedap, beraharap tukang sampah datang dengan gerobaknya yang pastinya mereka tak pernah memikirkan bahwa gerobak itupun bisa bersih.
Datanglah si Tukang Sampah dengan gerobaknya yang kosong tanpa muatan, semua bergegas ingin membuang yang menjadi hal yang tak berguna baginya. Tukang sampah menerima dengan baik sampah-sampah yang kemudian iapun memilah kiranya ada barang yang masih dapat menghasilkan tambahan uang rokoknya. Lalu bergegas pulang membawa tumpukan sampah dari jatah wilayah yang tentukan.
Bagusnya dinegri tercintaku in, meski tak daftar dalam catatan negara maju, masyarakatnya jauh lebih mengedapankan lakunya, karena terobsesi dari petuah yang mereka jadikan budaya meski terbata-bata dalam merealisasikannya yaitu “ngelmu tanpo laku ora payuh”.
Masyarakat kami lebih mengedepankan praktek yang dianggap seimbang dengan realita ketimbang berteori yang menurut mereka mengurangi umur saja. Sehingga mereka bertahap menjadi anti hijrah karena lebih memilih istiqomah.
Sampahnya : hal diatas sebenarnya banyak yang keliru dalam penempatannya disamping ada kebiasaan yang membentuk menjadi kebudayaan. Masyarakat seharusnya mampu memilah barang yang mereka anggap sampah, toh tukang sampahnya saja memilah yang sebenarnya tugasnya hanya menerima apapun tanpa memilah yang kemudian dipisahkan barang yang kiranya masih dapat menguntungkan baginya. Pada hakikatnnya tukang sampah itu hanya untuk mengambil hal yang benar-benar tidak dapat digunakan lagi kecuali untuk dilebur.
Masyarakat seharusnya mampu memilah yang kiranya masih bisa didaur ulang  yang merupakan bagian dari sampah. Mereka lebih mudah memutuskan perkara melewati jalur praktek, namun terkadang mereka merasa ketika ada yang menguasai teori yang lebih baik sesuai kebutuhan zaman, mereka malah menyebutnya sebagai pembodohan.
 Masyarakat kita cenderung berkaca mata hitam dan putih. Mereka selalu lupa bahwa yang ditengah itu ada abu-abu yang justru terkadang mereka memusuhinya, yang padahal abu-abu selain menjadi hasil dari hitam dan putih, abu-abu pun bisa dikatakan putih yang noda hitamnya belum semua dibersihkan atau abu-abu adalah hitam yang tercapur noda putih.
Semoga sampah masyarakat kita hanya tergolong yang masih didaur ulang, bukan dibuang untuk dilebur.

Komentar